Views: 14
Berangkat dari tema perayaan HUT RI ke 81 di Padukuhan Nandan, GUMREGAHING PADUKUHAN – NYAWIJI JATI MBANGUN NAGARI, Pagelaran Pentas Seni sebagai puncak acara perayaan berlangsung meriah di Gedung Serba Guna Nandan pada hari Sabtu, 29 Agustus 2026 malam.
Pangelaran yang menggali potensi-potensi warga Nandan sendiri, dan menampilkan dalam pentas seni menjadi suatu proses yang menyenangkan.
Pembahasan dan pengumpulan ide awal dilakukan sejak pertengahan bulan Juni 2026. Gagasan utama dari diskusi yang dipimpin Pak Dukuh Nandan bersama ketua Panitia Peringatan serta beberapa warga yang banyak berkecimpung di bidang seni, mengerucut pada ide membuat satu kegiatan dengan menggali sebanyak mungkin potensi warga, dan melakukan kolaborasi antar RT untuk diramu dalam satu pegelaran.






Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yang lebih mengutamakan pertunjukan individu/kelompok mandiri tiap-tiap RT, pentas seni kali ini meramu seluruh potensi warga dalam satu pagelaran pentas seni Padukuhan Nandan.
Selain dari mengajak tiap-tiap RT bisa menampilkan potensinya, panitia pentas seni juga melakukan upaya kegiatan kolaborasi untuk memadukan paket-paket pertunjukan gabungan dari beberapa RT.
Ada beberapa kolaborasi yang terjadi, antara lain kolaborasi antara kelompok Angklung Nandan Ceria dari warga RT 10 dan RT 7 dengan kelompok Paduan Suara Gita Nada -02 dari RT 02. Meski hanya berlatih bersama kruang dari 5x, namun dua kelompok ini mampu menampilkan pertunjukan yang meriah dan gegap gempita.
Ada juga kelompok gabungan dari warga RT 10, RT 7 dan RT 5 dalam kelompok Line Dance, kemudian juga gabungan warga beberapa RT dalam Joged Kakek Nenek. Dan yang paling besar adalah gabungan anak-anak dari berbagai RT dalam pentas Dolanan Anak-Anak, dan nyanyi bersama kolaborasi anak-anak dan warga dewasa dari berbagai RT se Padukuhan Nandan.
Peran Pepundan juga menonjol dalam kreatifitasnya membuat dekorasi panggung moderen yang tetap bernuansa lokal Nandan, dengan menggunakan layar proyektor dan tampilan-tampilan yang dinamis di setiap mata acara, serta pembuatan dan pemutaran after movie kegiatan perayaan HUT RI 81 di Padukuhan Nandan ini dalam satu peket yang menarik.






Proses kolaborasi antar RT, antar warga menjadi keistimewaan Pentas seni kali ini. Latihan-latihan persiapan yang dilakukan jauh hari, membuat anak-anak dari banyak RT berkumpul dan bertemu untuk berlatih bersama. Dari awal belum kenal, menjadi satu kelompok bersama yang akrab. Dan juga antusias para orang tua mengantar dan menunggui putra putrinya berlatih menjadi ajang yang menyenangkan berkomunikasi antar warga dari berbagai RT, yang diharapkan terus berlanjut dalam keakraban yang baik antar warga di padukuhan Nandan.






Satu kolaborasi lain yang juga baru adalah kolaborasi 6 orang sesepuh padukuhan termasuk pak Dukuh sebagai narator disepanjang pagelaran, membuat pertunjukan lebih menarik dan tidak terkesan kaku terpotong-potong oleh MC di setiap pergantian penampilan
Potensi-potensi tiap RT juga beragam dalam penampilannya, ada kelompok Hadroh, paduan suara, tarian satu anak yang sangat energik dan tata gerak yang sudah terlihat profesional, ada juga tarian-tarian beberapa anak kecil yang menggemaskan. Ada juga kelompok-kelompok RT yang menyatukan anak-anak dan dewasa dalam satu paket pertunjukan, yang menunjukkan proses regenerasi seni berjalan dalam satu keluarga RT, menurunkan dari orang tua dan anak dalam satu kegiatan bersama.









Pak Dukuh dalam pesannya mengajak warga untuk terus berpartisipasi dalam mbangun nagari semampunya. Tidak harus di tinggal negara, provinsi, kabupatan, kapanewon, kalurahan, RW, RT tapi minimal bisa membangun positif di keluarga masing-masing dan diri sendiri.
Terima kasih juga untuk bapak Lurah Sariharjo yang hadir menikmati pagelaran sampai acara benar-benar usai.
Kegiatan malam itu juga secara langsung dibroadcast melalui live streaming di youtube oleh para Pepundan Nandan sendiri
Maju terus padukuhan Nandan



