One World, One Home, One Heart

Dua puluh sembilan September adalah hari Jantung sedunia, dan komunitas sepedaan AxicBic Pekanbaru dengan antusias ikut serta merayakan hari peringatan yang penting untuk kita semua ini, dengan melakukan gowes bersama One World, One Home, One Heart secara khusus pada hari ini, tepat pada hari peringatan Jantung se Dunia

Hari Jantung Sedunia 2012
Hari Jantung Sedunia 2012

Seperti biasa, bagian dari kegiatan Sabtu Pagi Rumbai Sepedaan ini sudah direncanakan hari sebelumnuya, pak Ketua, pak Rosyid Atmanto dan Mas Akson sudah wara-wara, menyampaikan rencana kegiatan Sabtu pagi ini, dimana berkumpul, jam berapa berkumpul dan “dress code”, seragam yang sebaiknya dipakai, yaitu jersey kami satu-satunya yang pernah kami buat bersama selama ini (Namun ternyata masih banyak juga yang salah kostum..heheheheh).

One World, One Home, One Heart
One World, One Home, One Heart

Jam tujuh pagi sudah berkumpul tujuh belas orang penggemar sepeda di Nenas, di depan rumah mas Fathoni, dan seperti biasa, mas Harri dan bang Fed membagi-bagikan pisang rebus, yang sangat enak dinikmati di pagi hari sebelum bersepeda. Setelah foto bersama di tempat start, perjalanan dimulai menuju kantor “Training Center” untuk foto bersama di depan spanduk World Hearth Day 2012, dan dilanjutkan foto unik bersama di lapangan perkir Training Center dengan membentuk konfigurasi HEART. Mungkin karena tidak satupun dari kami yang pernah menjadi color guard di unit Marching Band, maka untuk membuat konfirgurasi ini , lumayan ribet dan seru juga..

Bergaya di Tengah Hutan
Bergaya di Tengah Hutan

One World, One Home, One Heath, slogan yang sangat menarik. Seluruh dunia bersatu, dibawah koordinasi PBB menyerukan bersama pentingnya pemahaman akan bahayanya penyakit jantung dan pencegahan yang dapat dan perlu dilakukan untuk mengindarinnya. Kalau tahun-tahun sebelumnya orang lebih fokus pada serangan jantung di perkantoran, sekarang kita diminta setiap individu lebih fokus memulai hidup sehat dari rumah, mengurangi resiko-resiko pribadi dan resiko keluarga terhadap serangan jantung dan strok, dengan  melakukan kegiatan sehat dimulai dari rumah bersama keluarga dengan konsisten memilih makanan sehat, meningkatkan kegiatan olah raga dan tidak merokok. Dan diharapkan dengan sosialisasi yang gencar dan tepat, kesehatan jantung masyarakat akan lebih baik.

Perjalanan bersepeda pagi ini dilanjutkan dengan keluar dari kompleks ke arah gerbang Utara, dan masuk menembus PGT SS menuju ke daerah Kandang Kuda. Berbeda dengan biasanya lurus menembus ke jalan Bypass Minas-Rumbai, perjalanan langsung belok ke kiri di tengah-tengah turunan pertama, menembus perumahan penduduk, dan masuk single track di hutan Karet, dan dimulailah perjalanan yang sangat menantang di jalan tanah menembus kebon kelapa sawit dan karet, dengan kontur jalan yang lumayan naik turun, dan klimaksnya di pendakian dari dasar lembah ke puncak bukit Sawit, yang harus terus menuntun sepeda tanpa bisa dikendarai karena kondisi jalannya.

Blusukan di Kebon Sawit
Blusukan di Kebon Sawit
Menaklukkan Medan
Menaklukkan Medan

Tahapan akhir perjalanan memasuki jalan by Pass Minas-Rumbai, jalan hotmix mulus yang lurus, namun lumayan naik turun dalam kondisi terik matahari yang sudah mulai panas, merupakan ending yang pas sebelum menikmati sajian makanan luar biasa dari Bu Enny, istri tercinta pak Ketua kita.

Salut untuk teman-teman yang relatif masih baru gabung, namun dengan sangat luar biasa bisa terus mengikuti pacing mas Ibnu, master track kita. Hebat bang Irfan, mas Maladi…lanjutkan! Perjalanan hari ini lebih dari 26 km, memang menyenangkan, dan dihiasi dengan nyasar-nyasar sedikit. Agaknya ini memang jalur yang jarang dilalui track master kita, dengan kondisi jalan yang cepat berubah. Namun master track kita tetap memahami gambaran besarnya, sehingga tidak perlu terlalu jauh nyasarnya. Buat mas Arif, selamat jalan, selamat menunaikan ibadah haji, semoga lancar semua perjalanan  “bulan madu” dan tugas ibadahnya. Kembali ke Rumbai  dengan selamat dan gabung gowes lagi.

Ayo terus mencari kondisi yang menyenangkan agar bisa terus rajin berolah raga  yang merupakan salah satu cara untuk mengurangi resiko penyakit jantung, selain diet makanan sehat dan terus berkonsultasi dengan dokter atau petugas kesehatan dengan melakukan pemeriksaan kesehatan berkala dan berkonsultasi untuk mengelola kondisi kronis yang dapat meningkatkan reiko penyakit jantung, seperti tekanan darah tinggi, kencing manis, asthma, gangguan tidur dan kegemukan. Dan satu lagi nasihat klasik…berhenti merokok.

Read: 25 times.

You May Also Like

0 thoughts on “One World, One Home, One Heart

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: