Hits: 1

Kamis siang, 20 September 2012 seorang  teman yang baik mengirimi SMS menawari undangan yang bisa digunakan berdua untuk menonton Acara Penutupan PON, sekalian dengan tranportasinya. Wow..seneng banget mauuuu…Salah satu hal yang membuat agak enggan menonton PON adalah kondisi lalu lintas jalan yang sangat ramai. Kebetulan selama PON berlangsung di Pekanbaru, belum sekalipun kami ikut serta melihat kegiatannya,  mulai acara pembukaan, kegiatan di lomba-lomba cabang apapun, bahkan yang dilakukan di kompleks stadion di Rumbai,  sampai kegiatan PON akan ditutup sore itu.

Jam empat seperempat sore berangkat menuju ke stadion Utama Riau. Lalu lintas di jalan sudah cukup ramai, terutama saat memasuki area stadion. Masuk stadion melalui pintu IB sekitar jam lima sore, suasana di dalam stadion masih lengang, tidak begitu banyak yang duduk di kursi stadion utama Riau yang besar ini, dan pertunjukan di lapangan sudah dimulai.

Tak beberapa lama kemudian tampil Marching Band Bahana Cendana Kartika (MB BCK) Riau yang diwakili unit dari Duri, menghibur penonton dengan penampilannya yang bagus. Penonton sangat antusias menyaksikan dan memberikan applaus atas penampilan MB BCK Riau di sore hari itu. Sayang belum begitu banyak penonton yang ikut menyaksikan sajian yang apik ini.

Nonton Penutupan PON XVIII
Nonton Penutupan PON XVIII

Hiburan demi hiburan yang dipandu MC Indra Bekti dan satu temannya,  terus tanpa henti disajikan kepada penonton yang hadir di stadion, yang berangsur-angsur terus bertambah untuk menempati kursi-kursi yang tersedia.

Hiburan paduan suara Riau, yang terdiri dari siswa-siswi SMP dan SMA di Pekanbaru, termasuk siswa-siswi dari SMP Cendana ikut memeriahkan acara ini.

Selang seling diisi juga hiburan dari penyanyi-penyanyi top nasional seperti Gesya, salah satu group band yang berasal dari Pekanbaru dan Ari Lasso, bekas vokalis Dewa 19,  menghibur penonton dengan lagu-lagu andalannya sampai saat menjelang waktu sholat Magrib.

Kegiatan dihentikan sekitar tiga puluh menit saat memasuki waktu Sholat Magrib, dan luar biasa, penonton yang hadir semakin banyak, hingga hampir seluruh kursi yang tersedia di stadion utama terisi penuh. Dan suasana menjadi lebih meriah, ditengah-tengah lampu-lampu yang terang benderang dengan laser-laser yang menghibur.

Acara hiburan dilanjutkan kembali dengan tari-tarian dan musik, sampai Wakil Presiden Bapak Budiono hadir di stadion yang disambut dengan pesta kembang api yang apik dan heboh.Perpaduan antara kembang api dan laser-laser yang saling bersliweran menerangi langit stadion Utama Riau di tengah riuh rendah penonton yang mengagumi keindahannya, dilanjutkan dengan penampilan tarian kolosal yang diikuti ratusan penari yang benar-benar memenuhi lapangan stadion, termasuk penampilan satu kapal Lancang Kuning di tengah-tengah lapangan. Sangat menarik.

Rangkaian acara penutupan PON mengalir lancar, seperti defile para peserta PON yang dikelompokkan tidak seperti saat pembukaan yang berbaris berdasarkan provinsi yang diwakilinya, di saat penutupan ini defile dilakukan berkelompok sesua cabang olah raga yang diikutinya. Beraneka tingkah laku peserta yang defile dengan wajah yang cerah ceria, ada yang melempar topi ke penonton, melempar souvenir lain yang disambut sorak-sore penonton, ada juga yang asyik berfoto-foto sendiri saat defile.

Seperti biasa, rangkaian acara normal penutupan terus menggulir,  seperti sambutan-sambutan, penurunan bendera PON, penyerahan bendera PON dari Panitia kepada KONI dan kepada Jawa Barat yang akan menjadi tuan rumah di PON XIX mendatang, serta pemadaman api PON. Ada satu acara yang sangat menarik, ketika ada satu anak kecil yang menyanyikan Lagu Tanah Airku dengan sangat menawan di tengah-tengah lapangan

Selanjutnya acara hiburan spektakuler dilakukan di tengah-tengah lapangan yang dipenuhi para atlet yang tadi berdefile dengan penampilan bintang-bintang hiburan nasional, seperti kelompok Dewa, Ari Lasso yang sangat menghibur penonton dengan dihiasi laser-laser yang menyemarakkan stadion dan suara penonton di stadion yang ikut bergembira bernyanyi dalam pesta ini.

Selamat untuk panitia PON XVIII yang telah melaksanakan acara penutupan dengan baik, dan berhasil mengundang penonton yang memenuhi stadion. Terus semangat untuk memberikan yang lebih baik lagi di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.