Pilpres 2014 Terima kasih Tuhan

Berkaca pada suasana Pilpres 2014 yang semarak semangat partisipasi rakyat dalam mensikapi pilihan yang ada, terutama dalam mengelola perbedaan, saya merasakan dominasi dan kerasnya suara teman-teman yang banyak melontarkan hal negatif dan menyampaikan pesan-pesan yang menjelekkan calon yang bukan diminatinya, meskipun sering dengan kata-kata yang baik, seperti, saya sebenarnya malas menyampaikan hal negatif…saya pertama ini meneruskan berita yang belum tentu benar…..saya hanya share saja……. Dalam hati kecilnya kemungkinan juga sudah merasa tidak enak untuk menyampaikan hal yang biasanya tidak dilakukannya, namun tetap juga melakukannya. Saya melihat beberapa teman yang sebelumnya jauh dari kebiasaan ini, berubah dalam mensikapi Pilpres 2014.

Fenomena yang menarik bagi saya untuk ikut merenungkan. Apakah memang secara umum manusia mudah untuk terbawa kepada hal-hal yang tidak baik, apakah naluri manusia lebih menikmati berita-berita yang tidak baik, ataukah memang manusia menginginkan semua orang sama dengan dirinya, dan tidak suka dengan perbedaan?

Semakin maraknya suasana negatif saling menjelekkan, semakin saya mengagumi keagungan Tuhan, yang meskipun memiliki kekuatan yang Maha Dasyat untuk mewujudkan keinginanNya, namun Tuhan memilih untuk memberi kebebasan kepada siapapun ciptaanNya untuk melakukan apapun…… sama sekali tidak memaksakan kehendakNya, dan tetap melayani semua, termasuk kepada yang berbeda dengan yang Dia inginkan. Tuhan hanya terus menggelontorkan cinta dan kasihNya kepada manusia, dan terus memberi hak dan kebebasan sepenuhnya bagi manusia untuk memutuskan sendiri. Memilih untuk mencintaiNya dengan menjadi citraNya dalam peziarahannya di dunia, atau menjauhiNya dengan melakukan hal-hal yang tidak dikehendakiNya. Sangat bebas, dan terus menerus memberikan kesempatan untuk berbolak balik arah……untuk bertobat atau kembali laknat.

Semakin indah dunia ini kalau setiap manusia berusaha untuk belajar sifat Kasih Tuhan yang mencintai dan melayani dan memberi kebebasan. Semakin berwarna-warni semarak mengagumkan kehidupan ini jika setiap insan berlomba-lomba untuk semakin mendekati, untuk menjadi citraNya, untuk menjadi gambaran kehadiran Tuhan di dunia ini yang welas asih, yang menghargai segala macam perbedaan, untuk semakin meningkatkan harkat kemanusiaannya untuk mendekati hakikat Penciptanya.

Ayo mensukseskan Pilpres 2014, dengan memilih untuk bersyukur atas anugerah indahNya.

 

Read: 31 times.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: