Bergaya di Malioboro
Bergaya di Malioboro

Sebulan yang lalu mendapat kabar gembira, teman-teman dari Pekanbaru dan Jakarta, selama tiga hari, Sabtu, 29 Maret sampai Senin 31 Maret 2014,  akan main ke Yogya, untuk menikmati wisata bersepeda di Yogya. Dan tambah gembira lagi, teman-teman di Yogya sangat berbaik hati untuk bersedia menemani dan memandu selama di Yogya bersepeda.

Ada tiga kegiatan yang disiapkan untuk dilakukan selama teman-teman dari Pekanbaru berada di Yogya:

  1. Sabtu sore/malam, gowes di perkotaan Yogya untuk pemanasan, sekaligus menikmati tempat-tempat yang menarik di kota Yogya
  2. Minggu pagi, sebagai “menu utama”, gowes ke Warung Ijo, Plunyon dan Kinahrejo, dan jika masih “kuat”, bisa lanjut ke bungker di Kaliadem
  3. Senin pagi, gowes wisata budaya, untuk melihat candi-candi di Yogyakarta bagian Timur
Wisata UGM
Wisata UGM

Rencana telah disusun dengan baik, atas bantuan mas Mayong, dan ternyata kenyataan, ada “incident” menarik, dimana ada dua orang teman yang “salah tanggal”, dimana seharusnya datang ke Yogya Sabtu pagi, 29 Maret dan kembali ke Pekanbaru Senin sore, 31 Maret 2014, eh, dua teman ini membeli tiket Jum’at pagi, 28 Maret 2014 Pekanbaru-Yogya, dan kembalinya Minggu sore, 30 Maret 2014. Maka dibuatlah satu menu tambahan di hari Sabtu pagi, gowes pemanasan ke Warung Ijo Pakem.

Santai di Warung Ijo
Santai di Warung Ijo

Menarik, kegiatan ini, mulai Sabtu pagi, Sabtu sore, Minggu pagi dan Senin pagi, dengan empat kali gowes di Yogya, total menempuh jarak 163 km, dan seingat saya ini menjadi rekor saya, selama tiga hari berturut-turut gowes sejauh 163 km:

  • Sabtu pagi, gowes ke Warung Ijo melewati jalan-jalan di persawahan, dan kembalinya melewati beberapa jalan non aspal, dan jalan Kaliurang terus lanjut ke beberapa tempat menarik di UGM, dengan jarak tempuh total ..41.14 km. Dokumentasi di everytrail bisa dilihat di: Yogya:pakem)
  • Sabtu sore, bersepeda keliling kampus UGM dan tempat-tempat menarik di kota Yogya, berfoto-foto di Tugu, menyusuri jalan Mangkubumi, Jalan Malioboro, Gedung Agung dan Alun-alun Selatan, diselingi dengan minum wedang ronde dan bakso di Alun-alun Utara serta  makan malam nasi goreng di depan SMA 3 Yogyakarta, dengan jarak tempuh total 23,78 km. Dokumentasi di everytrail: Yogya Kota)
  • Minggu pagi, ke Warung Ijo, Plunyon dan Kinahrejo.  Seperti rencana semula yang menjadi jelajah utama kunjungan tiga hari ini, adalah gowes menuju Warung Ijo, menikmati suasana keramaian Warung Ijo dengan banyaknya para pesepeda, kemudian lanjut menaiki kaki gunung Merapi ke Plunyon untuk menikmati jempatan air minum, bendung Plunyon dan kali Kuning yang berada di ketinggian 800 m di atas muka laut. Dan tahapan heroik paling dasyat adalah Plunyon ke Kinahrejo, dimana dengan jarak sekitar 4 km, namun dengan beda elevasi hampir 300 meter antara Plunyon dan Kinahrejo yang memiliki elevasi sekitar 1099 m di atas muka laut. Menimbang kondisi dan juga dua teman kami akan kembali ke Pekanbaru Minggu sore, hari itu juga,  maka dari Kinahrejo kami putuskan untuk langsung kembali ke Yogya, melalui jalan raya (tidak melalui Kali Adem seperti yang direncanakan semula). Total jarak tempuh 52.77 km. Dokumenasi di everytrail bisa dilihat di:Yogya: Nandan-Warung ijo-kinahrejo Vv )
  • Senin pagi, Wisata Budaya ke beberapa candi di Yogya bagian Timur. Kegiatan pagi ini kegiatan santai, gowes diawali dengan sarapan di Soto Daging Sapi Klebengan, dilanjut dengan menyusuri Selokan Mataram ke arah Timur menuju Candi Sambi Sari, kemudian ke Candi Sewu dan Candi Prambanan. Wisata kuliner berlanjut dengan menikmati Dawet di pinggir jalan Solo-Yogya di Prambanan, dan makan siang SS di Seturan. Dengan jalan yang relatif datar dan nikmat, total jarak tempuh 45.40 km (Dokumentasi di every trail: Yogya:wisata Candi)
Bermain Air di Kali Kuning-plunyon
Bermain Air di Kali Kuning-plunyon

Terima kasih untuk bang Fedrizal yang telah mengkoordinir kegiatan ini, dan teman-teman dari Pekanbaru  yang lain: bang Syaiful, bang Novaizar, kang Dadang, Pak Tobing, Mas Adi Sarjono, mas Afif, mas Rosyid, bang Abasri “Sutan Bandaro”. Terima kasih juga untu teman-teman dari Jakarta: mas Deffarmen Mehan dan mas Febrian Ichwan. Terima kasih, kedatangan teman-teman dari Pekanbaru dan Jakarta sangat membuat kami senang.

Terima kasih untuk teman-teman di Yogya yang penuh semangat menemani kami bersepeda: mas Handojo, mas Joko Sumiyanto, mas Dimas Ajie,  mas Bayu, mas Yuda, mas Harun,  dua srikandi Yogya (mbak Siti dan mbak Rizka), dan beberapa teman lain yang maaf…sampai lupa namanya. Dan sayang pak Djoko Luknanto yang sudah berencana akan ikut menemani, berhalangan karena kurang sehat. Semoga pak Djoko segera sehat kembali dan bisa gowes bersama kembali.

welcome-to-volcano-tour
welcome-to-volcano-tour

Terima kasih juga  untuk Pak Roni yang telah menyediakan delapan buah sepeda untuk teman-teman dari Pekanbaru. Dan pastinya, terima kasih untuk mas Mayong, mas Hatma Suryatmojo, yang  sangat detail merencanakan, mensurvey jalur dan selama tiga hari terus setia memimpin rombongan kami, termasuk dengan foto-fotonya yang menarik, dan treknya yang josss….sangat dinamis mengikuti keinginan peserta, dengan GPS ditangan yang siap antisipasi segala perubahan.

Terima kasih semuanya. Kami sangat senang. Dan terima kasih kepada Tuhan yang telah memberkati rencana ini menjadi kegiatan yang menyenangkan. Banyak kisah, banyak cerita yang bisa dikenang dan dituturkan kembali untuk belajar.

Candi Sewu
Candi Sewu

 

Read: 72 times.

6 Replies to “Teman-teman Pekanbaru dan Jakarta Bersepeda di Yogya”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.