Banyak Tangan yang Tidak Kita Kenal Telah Menolong Kita

img-20120915-03353Hari-hari ini, setiap hari aku menerima beberapa foto dari Yogya yang memberikan gambaran pandangan mata kegiatan hari per hari di tempat pembuatan rumah kost. Sangat rajin mas Ardi mengirimkan foto-foto baik lewat BBM maupun lewat email, dan kadang langsung di posting di facebook.

Satu gambar mampu bercerita sangat banyak, dan satu gambar mampu membuat cerita baru lebih dari seribu kata di kepalaku sendiri, dan kadang membangkitkan gembira, rasa syukur,  rasa haru dan kedalaman pemahaman baru tentang hidup.

Mulai dari hari pertama yang dominan foto pembersihan lahan, dengan menebang dan membuang pohon-pohon pisang yang tumbuh di lahan. Sebelumnya, saat belum ada rencana membangun, aku sangat senang melihat pohon-pohon pisang yang tumbuh subur di atas lahan. Tanah nampak lebih hidup dan menyenangkan atas keberadaan pohon-pohon pisang di situ. Dan ketika akan dibangun, pohon-pohon pisang yang nampak indah sebelumnya menjadi sesuatu yang ingin segera di libas habis agar proses pembangunan bisa segera dimulai.

Hari selanjutnya diwarnai pekerjaan pembuatan barak dan pekerjaan penggalian. Dengan peralatan yang sederhana bapak-bapak yang belum aku kenal mulai membangun barak tempat mereka akan tinggal sementara, selama proses pembangunan. Dan beberapa bapak yang lain juga dengan peralatan yang sederhana melakukan pekerjaan penggalian, membuat sumur, membuat septic tank, membuat pondasi. Mereka bekerja secara paralel, masing-masing fokus pada hal yang ditugaskan oleh mas Ardi.

Selain beragam pekerjaan yang terjadi, beberapa material yang sudah dibeli terlihat juga mulai memenuhi lahan, seperti pasir, batu, besi baja, batu bata, serta tumpukan-tumpukan tanah hasil dai penggalian. Ada ibu-ibu perkasa yang mengangkat batu bata dari truk, untuk diturunkan di tempat pekerjaan, dan banyak bapak-bapak yang  semuanya belum pernah kukenal. Suasana lapangan terlihat heboh dan hiruk pikuk dari foto-foto yang dikirim dan kudokumentasikan di facebook.

Begitu banyak orang yang tidak kukenal memeras keringat di tempat itu. Baiklah kita saat duduk nyaman di rumah yang indah, selalu ingat pada banyak orang yang tidak kita kenal, yang telah memeras keringat, mengeluarkan tenaga dan pikiran untuk terwujudnya rumah kita. Begitu banyak orang yang tidak kita kenal, dan kemungkinan tidak akan pernah kita kenal,  telah menolong kita, telah membantu kita hidup lebih nyaman lagi. Terima kasih Tuhan.

Read: 32 times.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: